May 25, 2011

Bahaya Makan Barang Haram

Janganlah kamu sekalian makan barang yang haram. Karena makan selain barang yang halal itu menjadikan hati keras membatu, tidak mau menerima nasehat-nasehat baik. 

Imam Abu Hanifah berkata : "Apabila ada seseorang yang taat dan istiqomah beribadah kepada Allah namun dirinya bahwa apa yang masuk ke dalam perutnya itu apakah halal atau haram, maka ibadah orang tersebut tidak diterima oleh Alloh".


Imam Sahal berkata : "Barangsiapa yang makanannya tidak halal, tabir yang menghalangi hatinya tidak akan dibuka oleh Alloh, dan siksa Alloh akan cepat datang kepadanya. Sholatnaya, puasanya, shodakohnya tidak akan bermanfaat baginya."

Syeikh Abu Al hasan As Sadili berkata : " Barangsiapa yang makan barang tidak halal ( haram ), maka apa yang dimakan tersebut tentu akan menggerakkan anggota badannya untuk melakukan berbagai macam kemaksiatan"

Beberapa kerusakan lain yang timbul sebaba makan barnag haram yaitu apa yang dimakan tadi akan menjadi api yang dapat menghilangkan semangat berfikir serta rasa manisnya berdzikir kepada Alloh. Bisa membakar tumbuhnya niat ikhlas, membutakan mata hati, menjadikan gelap mata serta membuat atgama, raga dan akalnya menjadi rapuh.

Makan barang yang tidak halal juga menjadikan seseorang lupa kepada Alloh, serta menjadi orang yang pelupa, mencegah seseorang dari merasakan hikmah dan ma'rifat.

Itulah diantara kerusakan-kerusakan yang bisa timbul dari makan makanan yang tidak halal. Maka sebaiknya kita berhati-hati dan selektif terhadap makanan yang akan kita makan. Karena ketidakhati-hatian kita dalam makanan itu dapat menimbulkan kerusakan dalam ibadah kita. wallohu a'lam

Semoga bermanfaat.

Referansi : Kitab Al Minahussaniyah

1 komentar:

Bersama Dakwah Islam on May 27, 2011 at 2:53 AM said...

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
salam ukhuwah wahai saudaraku, Syukron jazakallah khoiron katsiron, telah berbagi ilmu yang bermanfaat.

Sebagaimana dimaklumi bersama bahwa makanan mempunyai pengaruh yang dominant bagi diri orang yang memakannya, artinya : makanan yang halal, bersih dan baik akan membentuk jiwa yang suci dan jasmani yang sehat. Sebaliknya, makanan yang haram akan membentuk jiwa yang keji dan hewani. Oleh karena itulah, Islam memerintahkan kepada pemeluknya untuk memilih makanan yang halal serta menjauhi makanan yang haram. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya Allah baik, tidak menerima kecuali hal-hal yang baik, dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mu’min sebagaimana yang diperintahkan kepada para rasul, Allah berfirman : “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. Dan firmanNya yang lain : “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu”. Kemudian beliau mencontohkan seorang laki-laki, dia telah menempuh perjalanan jauh, rambutnya kusut serta berdebu, ia menengadahkan kedua tangannya ke langit : “Ya Rabbi ! Ya Rabbi! Sedangkan ia memakan makanan yang haram, dan pakaiannya yang ia pakai dari harta yang haram, dan ia meminum dari minuman yang haram,dan dibesarkan dari hal-hal yang haram, bagaimana mungkin akan diterima do’anya” [Hadits Riwayat Muslim no. 1015]

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman.

“Artinya : Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” [Al-A’raf : 157]

Post a Comment

 

© Copyright 2011. All Right Reserved by WeLcoMe to Mujib's Blog | Blog Asli Ponorogo | Media Berbagi Pengetahuan Via Online